https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/issue/feed Jurnal Abdidas 2026-06-26T15:50:04+07:00 Rahmi abdidas2020@gmail.com Open Journal Systems <p><img src="https://abdidas.org/public/site/images/administrator/abdidass-flyer-4.jpg" alt="" width="800" height="453" /></p> https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1369 Redesain Sudut Jalan sebagai Ruang Terbuka Hijau Kontekstual di Kawasan Heritage Baluwarti Surakarta 2026-06-10T12:58:20+07:00 Dwi Putri Mujtahidah dwiputrimujtahidah@gmail.com Daruningrum Baitsatulhaq Inhardy baitsinhardy@student.uns.ac.id Sergeiy Hristosvati sergeiy.h@student.uns.ac.id Fransisca Ayu Gracia fransiscagracia@student.uns.ac.id Faiz Hanuraga Febrianta Prayudhi faizhanuraga17@student.uns.ac.id Avi Marlina avimarlina@staff.uns.ac.id <p>Ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan heritage perkotaan menghadapi tantangan ganda antara pemenuhan kebutuhan ruang publik dan pelestarian karakter historis kawasan. Kelurahan Baluwarti, sebuah permukiman bersejarah di dalam tembok Keraton Surakarta, memiliki beberapa lahan RTH yang belum dikelola secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menghasilkan produk redesain RTH yang sesuai dengan karakter kawasan heritage Baluwarti melalui empat tahap: pengumpulan data lapangan, pembuatan desain, konsultasi partisipatif bersama pihak kelurahan, serta evaluasi dan finalisasi desain. Kegiatan ini menghasilkan tiga produk redesain yaitu taman depan, dan samping Kantor Kelurahan Baluwarti, serta Taman Mangkuyudan, yang menerapkan elemen kontekstual seperti ornamen gunungan, panel dinding bermotif batik, papan informasi berarsitektur Jawa, serta penataan pencahayaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan redesain kontekstual mampu mengoptimalkan lahan yang sebelumnya tidak terkelola menjadi ruang publik yang estetis, fungsional, dan memperkuat identitas budaya kawasan Baluwarti.</p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Dwi Putri Mujtahidah, Daruningrum Baitsatulhaq Inhardy, Sergeiy Hristosvati, Fransisca Ayu Gracia, Faiz Hanuraga Febrianta Prayudhi, Avi Marlina https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1374 Sosialisasi Teknologi Tepat Guna untuk Mendorong Pengurangan Sampah Organik di Kelurahan Baluwarti 2026-06-17T10:05:43+07:00 Tri Joko Daryanto trijoko@ft.uns.ac.id Avi Marlina avimarlina@staff.uns.ac.id Untung Joko Cahyono untungjoko@staff.uns.ac.id Ummul Mustaqimah ummul_m@staff.uns.ac.id <p>Permasalahan sampah organik rumah tangga masih menjadi isu penting di kawasan permukiman padat Baluwarti, Surakarta. Sistem pengelolaan sampah yang berjalan umumnya masih didominasi pola kumpul-angkut-buang, dengan pemilahan sampah organik dan anorganik yang belum konsisten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun kesadaran dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengurangan sampah organik dari sumber melalui sosialisasi teknologi tepat guna berbasis rumah tangga. Metode kegiatan meliputi observasi awal, Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, demonstrasi komposter ember, biopori, dan eco enzyme. Kegiatan diikuti oleh 76 peserta, yang terdiri atas perwakilan RT/RW, PKK, pegiat lingkungan, tim bank sampah, LPMK, Karang Taruna, tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respons positif dari peserta, terlihat dari keaktifan dalam diskusi, ketertarikan terhadap materi aplikatif, serta minat mencoba teknologi yang mudah diterapkan di rumah. Komposter ember menjadi teknologi yang paling diminati karena sederhana, murah, dan sesuai untuk skala rumah tangga. Eco enzyme dan biopori juga mendapat perhatian sebagai alternatif pemanfaatan limbah organik dan solusi lingkungan berbasis pekarangan atau fasilitas komunal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis demonstrasi langsung dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan kesiapan masyarakat untuk mengelola sampah organik secara mandiri. Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4, SDG 12, dan SDG 17, melalui edukasi lingkungan dan kolaborasi multipihak.</p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Tri Joko Daryanto, Avi Marlina, Untung Joko Cahyono, Ummul Mustaqimah https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1356 Pelatihan Inovasi Produk dan Pemasaran Digital Produk Sulam Guna Meningkatkan Perekonomian Pengrajin Sulam Benang Emas Kabupaten Solok Sumatera Barat 2026-05-30T12:22:05+07:00 Ranelis Ranelis ranelis.nel@gmail.com Rahmad Washinton rahmad.washinton@gmail.com <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas pengrajin sulam benang emas di Kabupaten Solok, Sumatera Barat melalui pelatihan pemasaran digital dan inovasi produk. Sulam benang emas merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai seni tinggi, namun pengrajin menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses pasar, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, serta kurangnya diversifikasi produk. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi masalah, pelatihan teknis, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan pemasaran digital difokuskan pada pemanfaatan media sosial, marketplace, serta strategi branding, sedangkan inovasi produk diarahkan pada diversifikasi desain agar sesuai dengan kebutuhan konsumen modern. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan pengrajin dalam mengelola akun bisnis online, membuat konten promosi, serta berinteraksi dengan konsumen secara digital. Selain itu, pengrajin mampu menghasilkan produk baru seperti tas, dompet, dan hiasan rumah berbahan sulam benang emas. Dampak yang dirasakan adalah peningkatan penjualan, perluasan jaringan pemasaran, serta peningkatan pendapatan keluarga pengrajin. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas pengrajin yang saling mendukung dalam pemasaran dan inovasi produk. Dengan demikian, pelatihan pemasaran digital dan inovasi produk terbukti efektif dalam memperkuat daya saing pengrajin sulam benang emas serta berkontribusi pada peningkatan perekonomian lokal.</p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ranelis Ranelis, Rahmad Washinton https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1367 Optimalisasi Program Latihan Pencak Silat Melalui Pendekatan Periodisasi Modern Bagi Pelatih Muda Di Kota Surakarta 2026-06-05T15:03:34+07:00 Nur Subekti ns584@ums.ac.id Aryo Seno Cahyanigrat ns584@ums.ac.id Amar Abdullah Dani AR ns584@ums.ac.id <p>Karakteristik pencak silat kategori tanding prestasi menuntut performa fisik dan taktis yang kompleks melalui aktivitas intermiten intensitas tinggi. Namun, mayoritas pelatih muda di Kota Surakarta masih menyusun program latihan berdasarkan pengalaman empiris tanpa landasan ilmiah yang terukur, sehingga memicu risiko <em>overtraining</em> dan cedera atlet. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan kompetensi pelatih muda melalui penerapan IPTEK kepelatihan berbasis periodisasi modern. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan alih teknologi partisipatif melalui tahapan transfer pengetahuan, workshop penyusunan program harian (mikrosiklus), simulasi beban tanding, serta pendampingan klinis. Mitra kegiatan adalah 20 pelatih muda pencak silat di Kota Surakarta. Instrumen evaluasi menggunakan tes teoretis dan penilaian portofolio draf program latihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman teoretis dari rata-rata <em>pre-test</em> 42,5% menjadi 87,5% pada <em>post-test</em>. Lebih lanjut, 90% peserta berhasil menyusun dokumen periodisasi latihan harian terintegrasi (fisik-teknik-taktik) secara mandiri. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penerapan periodisasi modern secara efektif meningkatkan kapasitas profesional pelatih dalam merancang program pembinaan atlet yang terukur, rasional, dan berbasis <em>sport science.</em></p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Nur Subekti, Aryo Seno Cahyanigrat, Amar Abdullah Dani AR https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1366 Penguatan Kesadaran Ekologis Masyarakat Pesisir melalui Pengelolaan Bank Sampah di Kelurahan Wameo Kota Baubau 2026-05-31T15:45:46+07:00 Sulsalman Moita moitasulsalman@gmail.com Asrani Asrani Asrani@uho.ac.id <p>Pengelolaan sampah masih menjadi persoalan lingkungan yang serius di kawasan perkotaan Indonesia, termasuk Kelurahan Wameo Kota Baubau, di mana sampah rumah tangga banyak dibuang sembarangan dan kesadaran ekologis masyarakat masih rendah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kesadaran ekologis dan meningkatkan keterampilan warga dalam mengelola sampah rumah tangga melalui pengelolaan bank sampah berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Wameo Kecamatan Batupoaro Kota Baubau dengan sasaran pengelola bank sampah, pemulung, rumah tangga, pedagang pasar, pemuda, dan aparat pemerintah kelurahan. Program menggunakan pendekatan penyuluhan, pelatihan interaktif, dan focus group discussion (FGD) untuk memberikan materi tentang kesadaran ekologis, pemilahan sampah organik dan anorganik, manajemen bank sampah, serta daur ulang kreatif, yang diikuti dengan fasilitasi komitmen bersama dan monitoring. Pelatihan meningkatkan pemahaman peserta mengenai dampak sampah dan konsep 3R, memperkuat keterampilan praktis dalam pemilahan, pencatatan tabungan sampah, dan pengolahan sampah bernilai ekonomi, serta mendorong terbentuknya kelompok kerja awal dan kolaborasi multi pihak dalam pengelolaan bank sampah. Kesimpulan: Penguatan kesadaran ekologis melalui pelatihan pengelolaan bank sampah terbukti efektif mendorong perubahan perilaku, mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan, dan membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat pesisir Wameo.</p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Sulsalman Moita, Asrani Asrani https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1355 Peningkatan Kreatifitas Siswa Melalui Belajar Teknik Ikat Celup di SDIT Ma’arif Padangpanjang 2026-06-26T15:50:04+07:00 Desi Trisnawati desiant35@gmail.com Ferawati Ferawati ferawatirz@gmail.com Ediantes Ediantes antes.isipp@gmail.com Riswel Zam riswelchaniago@gmail.com <p>Pengabdian masyarakat ini berlatar belakang pada penguasaan keterampilan siswa terhadap teknik ikat celup (Tie-dye). Kurangnya variasi teknik keterampilan dalam praktik kriya yang diajarkan di sekolah dasar khususnya di SDIT Ma’arif Padangpanjang, berdampak pada keterbatasan eksplorasi kreatif visual siswa. Kegiatan ini memperkenalkan dan melatih siswa dalam menguasai teknik ikat celup yang bertujuan meningkatkan kreatifitas agar mampu menciptakan hasil karya ikat celup. Melalui pelatihan ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan minat keterampilan artistik siswa dalam keterampilan tangan. Metode pelaksanaan pelatihan keterampilan ini meliputi tiga tahap yaitu, 1) pemberian materi dasar tentang ikat celup, 2) demonstrasi dan praktik pembuatan karya, dan 3) evaluasi hasil proses dan karya yang dihasilkan serta umpan balik yang konstruktif. Peserta pelatihan yang terdiri dari siswa siswi SDIT Ma’arif Padangpanjang menunjukkan minat dan antusias yang tinggi dalam menyerap pengetahuan. Hasil praktik menghasilkan karya berupa taplak meja dan dapat digunakan sebagai taplak meja guru di setiap kelas. Karya-karya yang dihasilkan melihatkan kemampuan kreatif siswa mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh sebagai pengalaman baru dan menyenangkan bagi mereka. Melalui proses yang dilakukan direkomendasikan agar kegiatan ini dapat diadopsi sebagai kegiatan penunjang pembelajaran seni di sekolah mengingat bahan dan teknik pembuatan yang digunakan cukup sederhana. </p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Desi Trisnawati, Ferawati Ferawati, Ediantes Ediantes, Riswel Zam https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1329 Membangun Fondasi SDM Unggul Sejak Usia Dini di TK Kelurahan Serangan 2026-06-26T15:43:34+07:00 Made Ari Riska Dayanti aririska@undiknas.ac.id I Gede Fery Surya Tapa ferysuryatapa@undiknas.ac.id I Putu Kresna Suputra kresnasuputra@gmail.com I Made Dwita Wahyuna dwitawahyuna@undiksha.ac.id Gede Raditya Nugraha radityangrh2@gmail.com <p>Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan fondasi Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini, terutama pada masa <em>golden age</em> ketika perkembangan motorik, kognitif, dan karakter anak sangat dipengaruhi oleh kualitas stimulasi yang diberikan. Program ini bertujuan merancang dan melaksanakan pembelajaran kreatif melalui kegiatan mewarnai atau melukis botol bekas yang kemudian dimanfaatkan sebagai pot tanaman guna meningkatkan motorik halus, kreativitas, serta menanamkan nilai tanggung jawab dan kepedulian lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, perencanaan kegiatan, koordinasi dengan guru, implementasi aktivitas edukatif berbasis media daur ulang, serta evaluasi perkembangan anak secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme, kemampuan motorik halus, imajinasi, serta kesadaran lingkungan pada anak, disertai respons positif dari guru yang menilai kegiatan ini relevan dan dapat diterapkan secara berkelanjutan. Disarankan agar sekolah melanjutkan kegiatan berbasis kreativitas dan lingkungan secara rutin, memperkuat keterlibatan orang tua.</p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Made Ari Riska Dayanti, I Gede Fery Surya Tapa, I Putu Kresna Suputra, I Made Dwita Wahyuna, Gede Raditya Nugraha https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1358 Pemetaan Partisipatif Berbasis GIS Untuk Digitalisasi Sebaran UMKM di Dusun Resetlement Pulau Osi, Seram Bagian Barat 2026-05-30T11:23:52+07:00 Fikri R Adiansyah fikrirezan@gmail.com Nasrullah Banyal Nasrullahbanyall@gmail.com Ribka Martauli Simbolon ribkasimbolon5@gmail.com Atrilivia Wira Lautantia atriliviawira@gmail.com Rosmiyanti Tuguiha rostgh@gmail.com Lidia Grace Ongirwalu egesongirwalu@gmail.com Wilhelmus Felix Reliubun wilhelmusfelixreliubun@gmail.com Stemi Stera Ilelapotoa Stemiilelap@gmail.com Yafet Masawunu alvinniunifatalvin@gemail.com Victor Pattiradjawane victor.pattiradjawane@lecturer.unpatti.ac.id <p>Dusun Resetlemen Pulau Osi, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku memiliki potensi UMKM berbasis sumber daya lokal seperti perdagangan dan produksi rumah tangga seperti produksi minyak kayu putih dan kopra. Namun, sebagian besar UMKM yang ada belum terdokumentasi secara geografis dan belum memiliki identitas digital, sehingga visibilitas serta akses pasar masih terbatas. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan pemetaan partisipatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai upaya untuk membuat digitalisasi dan peningkatan aksesibilitas informasi UMKM. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi lapangan, wawancara, pengambilan titik koordinat menggunakan GPS, serta pengolahan data spasial dengan perangkat lunak QGIS yang kemudian diintegrasikan ke platform <em>Google My Maps</em>. Hasil dari pembahasan menunjukkan terbentuknya peta sebaran UMKM sebanyak 18 unit usaha yang didominasi sektor perdagangan yang tersebar secara linear mengikuti akses jalan utama yang ada. Capaian dari kegiatan ini yaitu pemetaan partisipatif berbasis SIG efektif sebagai instrumen dalam mendukung digitalisasi UMKM serta perencanaan pembangunan ekonomi lokal yang lebih terarah dan berkelanjutan di wilayah pesisir.</p> 2026-06-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Fikri R Adiansyah, Nasrullah Banyal, Ribka Martauli Simbolon, Atrilivia Wira Lautantia, Rosmiyanti Tuguiha, Lidia Grace Ongirwalu, Wilhelmus Felix Reliubun, Stemi Stera Ilelapotoa, Yafet Masawunu, Victor Pattiradjawane https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1372 Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Daun sebagai Media Kreatif Berbasis Bahan Alam untuk Mengembangkan Kreativitas Anak TK 2026-06-11T12:17:17+07:00 Anggarda Paramita Muji anggarda_pm@unp.ac.id Farida Mayar farida@fip.unp.ac.id Serli Marlina serlimarlina@fip.unp.ac.id <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemanfaatan media berbasis bahan alam dalam pembelajaran seni di taman kanak-kanak serta kebutuhan penguatan kreativitas anak usia dini melalui pengalaman belajar yang konkret. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak melalui pemanfaatan daun sebagai media kreatif sekaligus meningkatkan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran berbasis lingkungan. Sasaran kegiatan adalah 15 anak Kelompok B dan 2 guru di TK Lentera Qolbu yang dilaksanakan pada April 2026. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan partisipatif melalui praktik langsung yang meliputi pengenalan bahan alam, eksplorasi bentuk daun, penyusunan dan penempelan karya, serta refleksi bersama guru. Evaluasi dilakukan melalui lembar observasi keterlibatan anak, variasi karya yang dihasilkan, dan respons guru terhadap implementasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh anak terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan mampu menghasilkan karya kreatif dengan berbagai bentuk imajinatif seperti bunga, hewan, dan objek alam lainnya. Observasi menunjukkan munculnya indikator kreativitas berupa kelancaran ide, fleksibilitas dalam menyusun bentuk, serta keberanian anak dalam menjelaskan karya. Selain itu, seluruh guru menyatakan bahwa kegiatan ini mudah diterapkan, relevan dengan kurikulum, dan memberikan alternatif media pembelajaran yang efektif untuk pembelajaran seni berbasis lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kreativitas anak, tetapi juga memperkuat kapasitas guru dalam mengintegrasikan bahan alam sebagai media pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan di sekolah.</p> 2026-06-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Anggarda Paramita Muji, Farida Mayar, Serli Marlina https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1353 Penguatan Nilai-nilai Moderasi Beragama untuk Memperkuat Kerukunan Antar Umat Beragama di SMAK Santo Thomas Tayan Hilir Kab. Sanggau 2026-05-29T16:49:59+07:00 Herkulanus Pongkot herkulanuspongkot@stakatnpontianak.ac.id Apri Kurniawan aprikurniawan@stakatnpontianak.ac.id Eugenio Agung Bimandaru e.abimandaru@gmail.com <p>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan dengan melakukan sosialisasi di SMAK St. Thomas Tayan Hilir, Kab. Sanggau terkait moderasi beragama. Kegiatan sosialisasi moderasi beragama biasanya menyasar ke guru dan tenaga kependidikan saja, sehingga dirasa perlu untuk melakukan kegiatan sosialisasi tersebut khususnya di sekolah yang homogen. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu kontribusi nyata dalam upaya merawat keberagaman, mencegah intoleransi dan ekstremisme, serta memperkokoh fondasi kerukunan antarumat beragama di lingkungan Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau, demi terwujudnya Indonesia yang rukun, damai, dan bersatu. Peserta kegiatan terdiri dari 44 siswa dan 13 guru SMAK St. Thomas Tayan Hilir. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan pemaparan materi terkait moderasi beragama dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Di akhir kegiatan para peserta diminta untuk mengisi angket terkait moderasi beragama dan juga kepuasan terhadap kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilakukan.</p> 2026-06-10T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Herkulanus Pongkot, Apri Kurniawan, Eugenio Agung Bimandaru https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1362 Pelatihan Public Speaking sebagai Upaya Penguatan Kompetensi Komunikatif Guru Sosiologi SMA di Provinsi Riau 2026-06-01T10:28:34+07:00 Lusi Komala Sari lusikomalasari@gmail.com <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikatif guru Sosiologi SMA melalui pelatihan public speaking edukatif di Provinsi Riau. Kegiatan melibatkan 92 guru Sosiologi yang tergabung dalam komunitas Guru Penggerak dari berbagai kabupaten/kota dengan pendekatan partisipatif yang mencakup analisis kebutuhan, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi komunikasi verbal dan nonverbal, pengelolaan vokal dan gestur, komunikasi persuasif, serta penerapan public speaking dalam pembelajaran. Evaluasi menggunakan pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek kompetensi. Skor rata-rata meningkat dari 58–62 pada pretest menjadi 84–88 pada posttest, dengan kenaikan 23–29 poin atau sekitar 38–45%. Hasil ini menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kompetensi komunikatif guru secara terukur. Selain itu, terjadi perubahan pemahaman dari public speaking sebagai keterampilan berbicara umum menjadi bagian dari komunikasi pedagogis yang mencakup interaksi kelas, retorika, dan komunikasi persuasif. Novelty program ini terletak pada pengembangan model reflective pedagogical public speaking training yang mengintegrasikan public speaking, komunikasi pedagogis, komunikasi persuasif, dan refleksi praktik mengajar. Model ini memberikan kontribusi baru dalam penguatan kompetensi komunikatif guru yang lebih aplikatif dibandingkan pelatihan konvensional. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada peningkatan profesionalisme guru dalam menciptakan pembelajaran yang komunikatif, partisipatif, dan bermakna.</p> 2026-06-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Lusi Komala Sari https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1361 Peningkatan Kualitas Penulisan Akademik Mahasiswa Alvan Ikoku Federal University of Education melalui Pelatihan Mendeley 2026-06-01T10:24:13+07:00 Lusi Komala Sari lusikomalasari@gmail.com <p>Kemampuan penulisan akademik merupakan kompetensi penting dalam pendidikan tinggi, namun banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam pengelolaan referensi, sitasi, dan penulisan daftar pustaka. Kondisi ini juga terjadi pada mahasiswa Alvan Ikoku Federal University of Education yang masih menggunakan metode sitasi manual. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan internasional penggunaan Mendeley bagi 30 mahasiswa untuk meningkatkan literasi akademik digital. Kegiatan dilaksanakan secara daring selama 4 × 50 menit (200 menit) menggunakan pendekatan <em>hands-on training</em> yang meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil evaluasi formatif menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menggunakan fitur utama Mendeley secara mandiri, termasuk pengelolaan referensi, sitasi otomatis, dan penyusunan daftar pustaka sesuai APA Style. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap etika akademik, integritas ilmiah, serta pencegahan plagiarisme. Keunggulan program ini terletak pada integrasi pelatihan internasional berbasis kolaborasi lintas negara yang menggabungkan literasi digital dan etika akademik melalui praktik langsung dan pemecahan masalah. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan akademik mahasiswa dan mendukung penguatan literasi digital dalam konteks internasionalisasi pendidikan tinggi.</p> 2026-06-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Lusi Komala Sari https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1350 Pelatihan Membatik sebagai Strategi Penguatan IKM Berbasis Kearifan Lokal 2026-05-11T08:10:41+07:00 Widdiyanti Widdiyanti widdiyanti@isi-padangpanjang.ac.id Yulimarni Yulimarni yulimarni@isi-padangpanjang.ac.id Yuliarni Yuliarni yuliarni2807@gmail.com Anin Ditto anin.printmaking.ditto@gmail.com Hijratur Rahmi hijraturrahmi@isi-padangpanjang.ac.id <p>Kegiatan pelatihan membatik dilaksanakan bertujuan untuk memberikan penguatan kepada pelaku IKM kerajinan yang ada di wilayah Bukittinggi untuk menghasilkan produk-produk berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan terkait dengan kurang mendominasinya minat wisatawan terhadap produk kerajinan yang ada di kota wisata Bukittingi. Dengan demikian diharapkan peserta mampu membuat produk batik berbasis kearifan lokal dengan mengangkat ikon unggulan daerah Bukittinggi sebagai motif batik sehingga kebutuhan wisatawan akan souvenir dapat terpenuhi. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan <em>participatory learning and action</em>, yaitu pendekatan dengan melibatkan peserta secara langsung dalam setiap proses pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan kreativitas peserta tentang batik dan mengembangkan desain motif batik yang berbasis kearifan lokal. Peserta dapat membuat produk batik menggunakan beberapa teknik batik dengan menerapkan desain motif batik yang dibuat sendiri. Produk yang sudah berhasil dibuat peserta berupa lembaran kain sebagai bahan baju dengan motif yang terinspirasi dari tradisi adat Minangkabau, motif ukiran tradisional Minangkabau, motif yang bersumber dari transportasi masyarakat Minangkabau seperti pedati, dan motif yang bersumber dari monument jam gadang sebagai symbol kota Bukittinggi.</p> 2026-06-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Widdiyanti Widdiyanti, Yulimarni Yulimarni, Yuliarni Yuliarni, Anin Ditto, Hijratur Rahmi https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1344 Pengembangan Kreativitas Siswa-Siswi SMA Negeri 1 Semarang melalui Workshop Produksi Feature Televisi 2026-04-20T08:01:36+07:00 Siti Hadiati Nugraini shnugraini@dsn.dinus.ac.id Arni Ernawati ernawatiarni@gmail.com Erna Zuni Astuti erna.zuni.astuti@dsn.dinus.ac.id Erisa Adyati Rahmasari erisa.adyati@dsn.dinus.ac.id Wellia Shinta Sari wellia.shinta@dsn.dinus.ac.id <p>Pengembangan kreativitas siswa merupakan tuntutan penting dalam pendidikan abad ke-21, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan media. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui workshop produksi feature televisi di SMA Negeri 1 Semarang. Metode yang digunakan adalah pendekatan pembelajaran partisipatif dengan mengintegrasikan <em>experiential learning</em> dan <em>project-based learning</em>. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik produksi, pendampingan, evaluasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian produk, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa workshop mampu meningkatkan pemahaman konseptual siswa tentang produksi feature televisi, mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan ide dan karya audiovisual, serta meningkatkan keterampilan teknis dan kolaboratif. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan literasi media dan kepercayaan diri siswa. Pendampingan intensif berperan penting dalam meningkatkan kualitas hasil karya. Dengan demikian, workshop berbasis proyek dan pengalaman langsung terbukti efektif dalam mengembangkan kreativitas siswa</p> 2026-05-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Siti Hadiati Nugraini, Arni Ernawati, Erna Zuni Astuti, Erisa Adyati Rahmasari, Wellia Shinta Sari https://www.abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/1343 Peningkatan Kemampuan Dasar Menggambar melalui Pelatihan Cara Membuat Sketsa pada Siswa SMP Nasima Semarang 2026-04-20T08:02:21+07:00 Arni Ernawati ernawatiarni@gmail.com Mohamad Taufik taufikmohamad79@yahoo.com Annas Marzuki Sulaiman amsulaiman@dsn.dinus.ac.id Puri Kusuma Dwi Putri purikdp@yahoo.com <p>Keterampilan menggambar merupakan kemampuan dasar dalam seni rupa yang penting untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan kepekaan estetika siswa. Namun, kemampuan dasar menggambar siswa SMP masih tergolong rendah, terutama dalam aspek proporsi, komposisi, dan teknik sketsa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar menggambar melalui pelatihan pembuatan sketsa pada siswa SMP Nasima Semarang. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan <em>learning by doing</em> yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi dan apresiasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menggambar siswa yang ditandai dengan garis yang lebih terarah, proporsi yang lebih seimbang, serta komposisi yang lebih baik. Selain itu, kreativitas dan kepercayaan diri siswa dalam mengekspresikan ide juga mengalami peningkatan. Partisipasi aktif siswa selama kegiatan menjadi indikator keberhasilan pelatihan. Dengan demikian, pelatihan pembuatan sketsa efektif dalam meningkatkan kemampuan dasar menggambar, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa</p> 2026-05-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Arni Ernawati, Mohamad Taufik, Annas Marzuki Sulaiman, Puri Kusuma Dwi Putri