Revitalisasi Pembelajaran Kitab Kuning di Era Revolusi Industri 4.0 bagi Mahasiswa di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an “Oemah Al-Qur’an” Merjosari Lowokwaru Malang

Authors

  • Nur Chanifah Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya Malang

DOI:

https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i3.329

Keywords:

revitalisasi, kitab kuning, revolusi industri 4.0

Abstract

Tantangan pesantren di era revolusi industri 4.0 adalah menghadapi kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi yang menimbulkan berbagai macam perubahan aspek kehidupan. Pesantren tidak bisa lagi bersikukuh mengunakan metode konvensional, seperti ceramah (sorogan dan bandongan). Akan tetapi, media pembelajaran yang dilaksanakan oleh pesantren tersebut masih minim, mengingat fasilitas dan dana yang terbatas. Oleh karena itu, perlu adanya solusi dan pendampingan dalam rangka revitalisasi media pembelajaran kitab kuning di pesantren tersebut. Metode yang digunakan adalah dengan sosialisasi tentang pentingnya revitalisasi media pembelajaran kitab kuning ke pesantren, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan penerapan media pembelajaran kitab kuning berbasis teknologi. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk revitalisasi media pembelajaran kitab kuning di pesantren, maka perlu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu: 1) mengubah mindset kyai atau ustadz tentang perlunya media pembelajaran berbasis teknologi, 2) penggunaaan media berbasis teknologi harus diimbangi dengan pengetahuan agama yang mendalam agar tidak disalahgunakan, 3) Pengguna media berbasis teknologi harus tetap mengontrol kegiatan pembelajaran secara langsung sebagai upaya untuk mengantisipasi pengaruh negatif dari teknologi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adawiyyah, S. R. (2017). Manajemen Pembelajaran Kitab Kuning (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Qur’an Asy Syifa Cicalengka Bandung. Bandung: UIN Gunung Djati.

Arief, A. (2002). Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Press.

Gazali, E. (2018). Pesantren di Antara Generasi Alfa dan Tantangan Dunia Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0. OASIS : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 2, No. 2 Februari 2018 , 95-96.

Kebudayaan, D. P. (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka.

Khoirurrijal. (2019). Eksistensi Pesantren di Tengah Kemoderenan Pesantren. Jurnal el-Hekam, Vol. IV, No. 2, Juli-Desember 2019 , 113.

Mahfudh, M. S. (1994). Nuansa Fiqih Sosial. Yogyakarta: LKis.

Nata, A. (2012). Sejarah Sosial Intelektual Islam. Jakarta: Rajawali Press.

Oktavioni, D. N. (2021). Perancangan Sistem Informasi Akuntansi pada Pondok Pesantren Tahfidz al-Quran Oemah Al-Quran Abu Hanifah Malang. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim.

Sadali. (2020). Eksistensi Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam. ATTA’DIB Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 1, No. 2, Desember 2020 , 54.

Ulum, M. (2018). Eksistensi Pendidikan Pesantren: Kritik Terhadap Kapitalisasi Pendidikan. TA‟LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol.1 No.2 Juli 2018 , 241.

Wiwin Fitriyah, A. H. (2018). Eksistensi Pesantren dalam Pembentukan Kepribadian Santri. Palapa: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Volume 6, Nomor 2, November 2018 , 155.

Downloads

Published

2021-06-22

How to Cite

Chanifah, N. (2021). Revitalisasi Pembelajaran Kitab Kuning di Era Revolusi Industri 4.0 bagi Mahasiswa di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an “Oemah Al-Qur’an” Merjosari Lowokwaru Malang. Jurnal Abdidas, 2(3), 617-626. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i3.329