Pengintegrasian Kearifan Lokal dan Inovasi Sains melalui Optimalisasi Green House dengan Pelatihan Penanaman Toga dan Pembuatan Jamu Tradisional di SDN Penanggungan
DOI:
https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i3.1158Keywords:
greenhouse, Tanaman Obat Keluarga, JamuAbstract
Dalam percepatan globalisasi, penting untuk melestarikan kekayaan budaya dan kearifan lokal. Sekolah memiliki peran penting dalam pelestarian kearifan lokal serta agen perubahan yang efektif dalam menanamkan njlai kearifan lokal. Cara yang efektif adalah mengintegrasikan kearifan lokal dengan pengetahuan modern ke dalam sistem pendidikan. Langkah inovatif dilakukan dengan mengoptimalkan greenhouse sebagai media pembelajaran menarik dengan menanam tanaman obat keluarga. Tujuan penelitian ini agar siswa memperoleh pengetahuan baru terkait TOGA dan jamu serta mengembangkan keterampilan. Kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Metode dalam pengabdian ini meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan diantaranya tahap sosialisasi, praktik penanaman toga dan pembuatan jamu, terakhir evaluasi kegiatan. Dengan mengintegrasikan kearifan lokal dan inovasi sains, kita dapat menciptakan sistem yang berkelanjutan. Greenhouse yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber tanaman obat. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan dari semua pihak, program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
Downloads
References
Dalam percepatan globalisasi, penting untuk melestarikan kekayaan budaya dan kearifan lokal. Sekolah memiliki peran penting dalam pelestarian kearifan lokal serta agen perubahan yang efektif dalam menanamkan njlai kearifan lokal. Cara yang efektif adalah mengintegrasikan kearifan lokal dengan pengetahuan modern ke dalam sistem pendidikan. Langkah inovatif dilakukan dengan mengoptimalkan greenhouse sebagai media pembelajaran menarik dengan menanam tanaman obat keluarga. Tujuan penelitian ini agar siswa memperoleh pengetahuan baru terkait TOGA dan jamu serta mengembangkan keterampilan. Kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Metode dalam pengabdian ini meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan diantaranya tahap sosialisasi, praktik penanaman toga dan pembuatan jamu, terakhir evaluasi kegiatan. Dengan mengintegrasikan kearifan lokal dan inovasi sains, kita dapat menciptakan sistem yang berkelanjutan. Greenhouse yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber tanaman obat. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan dari semua pihak, program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yuniawatika Yuniawatika, Nur Ainin Wulandari, Tiara Putri Ayu Lestari, Muhammad Halim Bayu Prastyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





