Penguatan Moderasi Beragama di Lingkungan Perguruan Tinggi STPAK ST. Yohanes Penginjil Ambon dan IAIN Ambon
DOI:
https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i1.1091Keywords:
Moderasi, inklusif, harmoni sosialAbstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa STPAK St. Yohanes Penginjil Ambon dengan melibatkan Orang Muda Katolik (OMK) paroki St. Yosep Rumatiga dan mahasiswa IAIN Ambon tentang moderasi beragama, khususnya dalam konteks pluralitas di Maluku. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa sebagai calon guru agama agar mampu menjadi agen harmoni sosial di komunitas mereka. Melalui kerjasama dengan IAIN Ambon, kegiatan ini melibatkan seminar moderasi beragama yang menggabungkan perspektif Islam dan Katolik. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif dengan tahap pra-kegiatan, pelaksanaan seminar, dan pasca-kegiatan. Seminar ini diisi oleh narasumber dari kedua institusi yang menyampaikan konsep moderasi beragama berdasarkan prinsip agama masing-masing. Mahasiswa juga dilibatkan dalam diskusi kelompok, studi kasus, dan refleksi untuk mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam serta keterampilan praktis dalam dialog lintas agama. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya moderasi beragama, baik secara teoritis maupun praktis. Mahasiswa juga mulai mengidentifikasi tantangan yang dihadapi di komunitas mereka terkait keberagaman dan menyusun rencana tindak lanjut untuk mendorong harmoni sosial. Kegiatan ini berhasil memperkuat karakter mahasiswa sebagai calon pendidik yang inklusif dan menjembatani kerja sama lintas institusi. Dampak awal menunjukkan potensi besar dalam menciptakan dialog antaragama dan memperkuat kohesi sosial di Maluku.
Downloads
References
Adolph, R. (2016). Moderasi Beragama: Peran Dan Tantangan Dalam Pembelajaran Di Sekolah Di Era Digital. Nusra: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 1–23.
Farneubun, L., & Jacoba, R. (2024). Taflurut Nit: Towards An Inculturated Theology Of The Communion Of Saints For Kei People In Eastern Indonesia. Religion And Social Comunication, 22(1), 139–168.
Kudubun, E. E. (2016). Ain Ni Ain : Kajian Sosio-Kultural Masyarakat Kei Tentang. Cakrawala, 5(2), 163–190.
Nasih, A. M., Thoriquttyas, T., Sultoni, A., Malihah, E., Azca, M. N., & Budiman, R. (2024). Strengthening Strategy To Religious Moderation At Indonesian Universities. Journal Of Ecohumanism, 3(7), 3122–3130. Https://Doi.Org/10.62754/Joe.V3i7.4438
Ngarawula, B., & Wahyudi, C. (2024). Inclusive Communities Through Religious Moderation Villages : Study Of Literature. Study Of Literature. Kne Social Sciences, 76–88. Https://Doi.Org/10.18502/Kss.V9i27.17092
Qurtuby, S. Al. (2015). Ambonese Muslim Jihadists, Islamic Identity, And The History Of Christian–Muslim Rivalry In The Moluccas, Eastern Indonesia. International Journal Of Asian Studies , 12(1), 1–29.
Syatar, A., Abubakar, A., . K., Mundzir, C., Pallawagau, B., & Syarif, Muh. R. (2024). A Model Of Strengthening Religious Moderation In Countering Radical And Intolerant Understanding Of Students At Islamic University. International Journal Of Religion, 5(10), 4964–4976. Https://Doi.Org/10.61707/Rw85rt82
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elizabeth Hateyong, Ignasius Samson Sudirman Refo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





